Politik Kami Adalah Kejujuran

Paling tidak, sudah seringkali kita mendengar bahwa dalam dunia politik, tidak kenal kata lawan dan kawan abadi, yang ada hanyalah ideologi dan kepentingan yang abadi. Jika kita menelesik lebih jauh, pendapat seperti ini barangkali benar adanya, karena sebenarnya politik hanyalah sebuah alat. The Man behind the politic, itulah sebenarnya yang menentukan. Dalam dunia yang mewarnai politik atas nama dakwah, konsep ini juga berlaku. Orang boleh mengusung dan mengumumkan dirinya sebagai da’i di pentas politik, tapi ada asas yang paling mendasar dan bisa terlihat oleh siapapun di panggung ini, ke-ikhlas-an. Saya jadi ingat sebuah potongan ayat yang selalu ditanamkan para nabi pada diri mereka, ” dan tidaklah aku meminta dari kalian atas nama da’wah ini imbalan apapun, karena imbalanku adalah dari Allah ..

Tentang Kesederhanaan Abu Bakar RA dan Kezuhudan Umar RA

Sebagai seorang pemimpin dan pelaku politik, kedua khalifah ini memang benar-benar mencintai rakyatnya. DAlam sebuah kesempatan Abu Bakar yang juga seorang saudagar itu berkata ” letakkanlah dunia itu di tanganmu, jangan letakkan di hatimu “. Sesaat setelah beliau diangkat oleh musyawarah kaum muslimin untuk menjadi Khalifah, beliau pergi ke pasar dan menggelar dagangannya. Pada saat itu, adalah masa transisi, (dimana ketika Rasulullah yang menjadi pemimpin, maka Nabi tidak menerima sesuatu sedekah apapun dari kaum muslimin, dan beliau tetap berdagang, begitu juga dengan apa yang ingin dilakukan oleh Abu BAkar) akan tetapi para sahabat yang melihat kondisi tersebut langsung protes, “bagaimana bisa fokus mengurus Baca lebih lanjut

Iklan