Hasna, In Memoriam

This is my poem, i dedicate it for my heart, little sister, Hasna Khoirunnisa. This poem has been written when she was still alive. I publish it to remind me about her live and struggle. Her birthday is 31st Dec. Wish, I can meet her again in Allah’s heaven. She was gone in July, 2006.

imga0804.jpg

Dik,

Bukan kejamku padamu

Saat kau dengan diam melepasku menuntut ilmu

Aku meninggalkanmu dalam murung dan bingung itu..

Pada apa yang terjadi padaku..

Tapi tidak,

Kau bahkan berusaha menahan sakitmu itu…

Dengan diam dan senyum

Agar abang kakakmu tak mengkhawatirkanmu

Lagi..

Agar mereka tetap bisa tersenyum melihatmu

Yang tanpa dosa dan lucu

 

imga0851.jpg

Dik,

Mungkin dosa kami semua yang menyebabkanmu

Tertimpa cobaan ini

Teringat saat kau masih sangat periang dulu

Ketika dengan hangat kau sambut candaan kami

Semua….

Dengan gaya ikut-ikutan

Yang lugu

Membuat bahana tawa kami meledak

Dan terpancing ingin menggodamu

Lagi

Gemas….

 

imga0923.jpgDik,

Tapi ini memori manis yang tersengat emosiku

Waktu kau terbata mengeja

apa yang kami biasa baca

Saat kami berkumpul di ruangan sholat tiap senja..

Kami sangat bahagia

Melihatmu melantunkannya walau baru coba-coba

 

Tapi itu dulu

Dik,

Saat kami belum menyadari dosa kami padamu

Waktu kami belum ingat kesalahan-kesalahan kami padaNya

Yang mungkin menyebabkan ini menghampirimu

Sekarang ,

Ketika berdetik-detik kau tahan denyut-denyut perih

Kau coba lepaskan dengan gigit-gigit

Yang memedihkan mata hati kami

Meremas perasaan jiwa kami

Memeras air mata kami.

 

gambar23.jpg 

Dik,

Siapa yang tidak tersengat hatinya

Menatapmu tumbuh secerianya

Dengan sesuatu yang menggerogoti

Otak dan paru-paru

Begitu kerasnya

Membuatmu hanya berbungkus kulit

Dan bersanggakan kerangka

 

Dik,

Tak terlihat lagi tubuh sehat

Nan gemuk itu..

Menyertai tawa dan tangismu

Dan

mulai kerut kulitmu

tak bisa lagi kami cubit gemas pipi.

Tembam nan berbintang andeng-andengmu

membuat kami cemas dan khawatir.

Bahwa …

 

tidak…

bukan itu yang kumaksud

hanya do’a dan harap

kami panjatkan

juga usaha maksimal

agar senyummu bisa terkembang lagi

dan meneruskan jalan yang sudah kau rasakan

jalan Islam, perjuangan dan suci ini

060409_201423.jpg 

Ya Allah…

Berikan adikku kesabaran

Limpahkan ia kekuatan menghadapi

Ujian dan cobaan ini

Wahai Yang Maha Pengampun

Bersihkan dosa-dosa kami

Yang menjadi penyebab ia menderita

Maafkan kesalahan-kesalahan kami

Supaya ia sehat dan kembali

Menebar senyum hangatnya

Senyum pelepas rasa dahaga kami akan

Kesejatian sayang dan cinta

Akan hakikat ’hati’ dan manusia

Duhai Robb

Penggenggam seluruh jiwa makhluk hidup

Jadikan ia sangat berguna untuk agamaMu

Dengan kesehatannya dan hidupnya

Di masa ia bisa melakukannya dengan tangannya sendiri.

Esok hari

Yang datang

wallaahu a’lam

7 Tanggapan

  1. Subhanallah…
    Ada kekuatan dalam kata-kata

    …teriring doa semoga Antum dapat menjumpainya kelak di jannahnya…..

  2. kenangan,,

    terbanglah dengan menjejak tapak keshalihan..

    menunggu qt di syurga-Nya, ya dik!

  3. Sedih bacanya akhi..semoga dipertemukan di jannah Alloh kelak..insyaAlloh,..dengan keceriaan dan keriangan yg sama..huff

  4. Ketika hati sudah terpaut dalam cinta kepada Rabb yang Maha Segala2nya… InsyaAlloh, semua akan bertemu dan berkumpul kembali di tempat yang lebih baik… aamiin..
    pasti hasna akan menantikan kedatangan kalian semua, insyaAlloh..

  5. mas aaf, semoga, kita, hasna, bersua, di Jannah-Nya…

  6. Reblogged this on LET'S LIGHT THE CANDLE and commented:
    tulisan ini dibuat oleh Kaka pertama kami, Mas Aaf Afzalurrahman. teruntuk adik tercinta yang kami tahu tidak seharusnya mendahului kami. Hasna Khairunnisa, 31 Desember 2002-24 Juli 2006. yang sabar ya dik menunggu dan berpangku dalam hangat Surga-Nya.

  7. Subhanallah..setiap teringat keluarga ust.tamim mengingatkan pada keluarga hufadz..aaf,ismail,yusud,faris,basyir,itulah nama yg saya kenal yang telah menjadi hafidz..terlebih basyir krn sering ketemu di even mhq,diluar itu smua kalian jg sangat
    dekat satu sama lain,iri rasanya dengan keluarga ini..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: